Kunjungan Bapak François Croquette, Duta Besar Hak Asasi Manusia Prancis, ke Indonesia (5-9 Maret 2018) [fr]

Duta Besar Hak Asasi Manusia, Bapak François Croquette, mengadakan lawatan ke Indonesia dari tanggal 5 hingga 9 Maret lalu. Dalam kesempatan kunjungannya tersebut, diadakan sejumlah pertemuan antara delegasi Perancis yang mendampingi Duta Besar Croquette dengan pihak berwenang Indonesia, juga diskusi dengan perwakilan masyarakat sipil, termasuk dengan beberapa anggota LSM yang menangani masalah hak asasi manusia, akses terhadap keadilan dan perlindungan bagi perorangan maupun kelompok yang rentan, serta sejumlah tokoh yang dikenal komit pada feminisme.

JPEG

Dalam beberapa kunjungan ke lembaga pemerintahan, Bapak Croquette di antaranya bertemu dengan Bapak Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ; Bapak Fachir, Wakil Menteri Luar Negeri ; dan Bapak Dicky Komar, Direktur Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan Kemlu ; Ibu Dinna Wisnu, perwakilan Indonesia pada Komisi Hak Asasi Manusia di ASEAN (AICHR) ; juga Ketua dan pengurus Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham).

JPEG

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, Bapak François Croquette, menyambut baik kemajuan-kemajuan yang telah dicapai dan kesamaan pandangan antara Perancis dan Indonesia tentang promosi hak asasi manusia internasional. Selain itu, Beliau mengungkapkan beberapa hal yang menjadi keprihatinan Perancis (hukuman mati, tindakan hukum terkait dengan orientasi seksual dan identitas gender, juga kondisi perempuan Indonesia).

JPEG

Pada sore peringatan Hari Perempuan Internasional tanggal 8 Maret lalu, dalam konferensi bertemakan Emansipasi dan Hak Perempuan, yang diselenggarakan bersama oleh Institut Perancis di Indonesia (IFI) dan et UN-Women yang bertujuan untuk memberi pemahaman lebih mendalam kepada masyarakat mengenai tantangan kesetaraan gender dalam perspektif sejarah, Bapak Croquette turut angkat bicara sebagai panelis pada round table yang dipandu oleh Ibu Sabine Machl. Diskusi tersebut juga dihadiri oleh Ibu Vennetia Danes, Deputi Perlindungan Hak Perempuan, dan Ibu Ani Widyani dari Universitas Indonesia.

JPEG

Di penghujung acara, diselenggarakan sebuah konferensi pers. Ucapan Bapak Croquette dikutip dalam sejumlah artikel (Antara, Jakarta Post->document3944).

Diterbitkan pada 02/04/2018

Kembali ke atas