Kunjungan Bapak Jean-Charles Berthonnet, Duta Besar Perancis untuk Indonesia ke Lombok (Nusa Tenggara Barat) [fr]

Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Bapak Jean-Charles Berthonnet, akan melawat ke Mataram/Lombok pada tanggal 27 dan 28 September 2018. Sejumlah pertemuan resmi akan dilaksanakan pada hari Kamis 27 September 2018. Hari Jumat 28 September, duta besar akan mengunjungi Desa Sembalun Bumbung, di Lombok Timur.

Kunjungan tersebut secara khusus dilaksanakan untuk meninjau bantuan kemanusiaan yang diberikan Perancis, menyusul serangkaian gempa bumi yang melanda pulau Lombok pada bulan Agustus 2018 lalu. Bermitra dengan Asosiasi KOPERNIK, Kedutaan Besar Perancis di Indonesia memberikan bantuan sebesar 100 ribu euro, guna membantu keluarga para korban gempa di desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur dan desa Salut, Lombok Utara (keterangan lebih lanjut dapat dilihat di : https://kopernik.info/en/news-events/news/kopernik-partners-with-embassy-of-france-in-indonesia-to-help-families-affected-by-lombok-earthquake).

Pada Kamis 27 September pukul 16.00 (WITA), Bapak Duta Besar Berthonnet akan bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Bapak Zulkieflimansyah, di Mataram. Temu wicara tersebut mencerminkan kepedulian dan kesediaan Perancis untuk mendukung pemerintah Provinsi NTB dalam masa pemulihan ini.

Pada pukul 17, Duta Besar akan diterima oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Pada kesempatan tersebut duta besar akan menyampaikan penghargaannya atas upaya-upaya yang telah dilakukan oleh BPBD dalam menangani gempa Lombok. Sementara, pihak BPBD akan memberikan informasi mengenai penanggulangan krisis pada masa darurat dan upaya-upaya yang dilaksanakan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi saat ini.

Malam harinya, akan dilangsungkan pertemuan dengan perwakilan masyarakat Perancis yang berada di Lombok.

Pada hari Jumat 28 September, duta besar akan mengunjungi Desa Sembalun Bumbung di Lombok Timur. Asosiasi Kopernik, mitra Kedutaan Besar Perancis di Indonesia, memberikan bantuan berupa tenda, peralatan rekonstruksi, fasilitas toilet, pelatihan dan penyuluhan kesehatan, dll.) bagi lebih dari 3250 keluarga.

Diterbitkan pada 14/11/2018

Kembali ke atas