Kunjungan Bapak Jean-Yves Le Drian, Menteri Eropa dan Luar Negeri Perancis, ke Indonesia [fr]

Bapak Jean-Yves Le Drian, Menteri Eropa dan Luar Negeri Perancis, telah menuntaskan lawatan resminya ke Indonesia dari tanggal 23 s.d. 24 November 2021 lalu. Ini merupakan kunjungan pertamanya ke Asia Tenggara, sejak awal merebaknya pandemi Covid-19.

Pada kesempatan lawatan tersebut, Bapak Jean-Yves Le Drian mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo. Menlu Perancis menegaskan kembali komitmen Perancis di kawasan Indo-Pasifik serta keinginannya untuk membangun sebuah kemitraan berkelanjutan dengan Indonesia, negara yang berada di jantung strategi Perancis, di wilayah Indo-Pasifik.

Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden RI - JPEG

Menlu Perancis juga telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Ibu Retno Marsudi, dalam rangka konsultasi politik tingkat menteri, seperti yang termaktub dalam Kemitraan Strategis antara kedua negara. Sebuah rencana aksi untuk memperkuat kemitraan ini, di bidang-bidang kerja sama yang sudah ada (keamanan, multilateralisme, bidang kemaritiman) dan di bidang-bidang yang baru (kesehatan, digital) telah ditandatangani. Konferensi pers bersama diselenggarakan seusai pertemuan tersebut, di Kementerian Luar Negeri Indonesia https://www.youtube.com/watch?v=Das1nbUZRJ8.

Foto: Patrick Blot - JPEG

Pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Bapak Luhut Pandjaitan menjadi kesempatan untuk mengumumkan secara khusus edisi pertama dialog kemaritiman Perancis-Indonesia. Guna mendukung Indonesia dalam transisi ekologinya, Badan Perancis untuk Pembangunan (AFD) akan mendanai proyek energi terbarukan senilai 500 juta Euro. Sebuah surat pernyataan kehendak secara khusus telah ditandatangani bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Foto: Patrick Blot - JPEG

Menteri Eropa dan Luar Negeri Perancis juga bertemu wicara dengan Bapak Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Indonesia. Perancis dan Indonesia memiliki kepentingan yang sama untuk menjamin keamanan jalur-jalur komunikasi internasional yang melintasi wilayah kepulauan Indonesia.

Foto: Patrick Blot - JPEG

Menteri Jean-Yves Le Drian menyampaikan pidato berjudul “Perancis di Indo-Pasifik”, dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS) pada tanggal 24 November lalu. Menteri menekankan pentingnya tantangan ekonomi antara kedua wilayah Eropa dan Asia Tenggara, peningkatan dialog demi tercapainya saling pengertian yang lebih baik, serta komitmen Perancis untuk berkontribusi terhadap keamanan regional dan pemberlakuan tatanan internasional di Indo-Pasifik, yang didasari oleh hukum dan multilateralisme.

Foto: Patrick Blot - JPEG

Dalam kesempatan lawatan tersebut, Menteri Jean-Yves Le Drian telah bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Dato Lim Jock Hoi. Selaku mitra pembangunan ASEAN sejak tahun 2020, Perancis bertekad mewujudkan kemitraannya di sejumlah bidang, baik di bidang kesehatan (sumbangan vaksin, kerja sama), pelestarian lingkungan hidup (program dukungan terhadap kebijakan-kebijakan publik untuk peningkatan mutu udara di Asia Tenggara) maupun manajemen kebencanaan (kesepakatan antara Pusat penanggulangan krisis dan dukungan Kementerian Luar Negeri Perancis dan AHA Center yang bertujuan membiayai peralatan-peralatan kebutuhan pokok).

Foto: Patrick Blot - JPEG

Menteri juga mengadakan pertemuan dengan masyarakat bisnis Perancis, untuk mendengarkan pengalaman perusahaan-perusahaan Perancis di Indonesia. Sebanyak hampir dua ratus anak perusahaan Perancis saat ini mempekerjakan lebih dari 50 ribu karyawan Indonesia, dan juga menawarkan pelatihan serta alih teknologi.

Lawatan ini menunjukkan minat Perancis yang besar terhadap Indonesia, serta keinginannya untuk memberi momentum baru bagi hubungan bilateral yang didasari oleh kemitraan strategis antara kedua negara yang diluncurkan pada tahun 2011. Kunjungan ini juga menegaskan komitmen Perancis terhadap ASEAN.

Diterbitkan pada 25/11/2021

Kembali ke atas