Melalui AFD, Perancis Berkomitmen Mendampingi Indonesia dalam Menghadapi Darurat Iklim dan Krisis COVID-19 [fr]

Lembaga keuangan milik negara PT SMI dan Badan Pembangunan Perancis (AFD) menandatangani kesepakatan megenai jalur kredit kedua senilai 150 juta USD, pada 20 Mei 2020, untuk pendanaan infrastruktur hijau di Indonesia. Guna menanggapi pandemi Covid-19, 30% dari jalur kredit ini dialokasikan untuk membiayai infrastruktur kesehatan di wilayah perkotaan.

Pendanaan ini merupakan bagian dari inisiatif "SDG Indonesia One" yang diluncurkan oleh PT SMI pada Oktober 2018, yang bertujuan untuk mempercepat tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, dengan mengerahkan pendanaan inovatif. Melalui skema ini, PT SMI akan dapat memperkuat penawaran pembiayaannya bagi proyek-proyek yang berkontribusi langsung terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dan upaya-upaya untuk melawan perubahan iklim.

Selain itu, subsidi sebesar 5 juta € diberikan oleh Uni Eropa, sehingga PT SMI akan dapat mengambil lebih banyak risiko dalam pembiayaan proyek dan memberikan keleluasaan bagi kondisi keuangan proyek yang memiliki dampak lingkungan atau sosial yang kuat. AFD juga berkontribusi memperkuat kapasitas PT SMI dan meningkatkan manajemen risiko lingkungan dan sosialnya, dengan hibah sebesar € 600.000.

Kemitraan yang diperkuat

Jalur kredit pertama antara AFD dan PT SMI ditandatangani pada 2015 memungkinkan lembaga Indonesia ini mendukung proyek-proyek (energi terbarukan, efisiensi energi, air) yang telah membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dengan 250.000 tCO2eq per tahun dan melindungi 1,5 juta orang dari dampak perubahan iklim. Komitmen ini merupakan bagian dari strategi IDFC (International Development Finance Club), jaringan 26 bank pembangunan dimana AFD dan PT SMI menjadi anggotanya. Jaringan ini mengemban misi mempromosikan keuangan hijau di seluruh dunia.

PNG

Diterbitkan pada 01/07/2020

Kembali ke atas