Palu : bantuan kemanusiaan Perancis [fr]

Menyusul gempa bumi dan tsunami di wilayah kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah tanggal 28 September lalu, Pemerintah Indonesia mengizinkan masyarakat internasional memberikan bantuan pada tanggal 2 Oktober lalu dan dengan demikian telah mengaktifkan Mekanisme Perlindungan Sipil Eropa.

Sesuai dengan pernyataan Presiden Republik Perancis, Emmanuel Macron, Perancis berkomitmen menjawab kebutuhan yang telah disampaikan oleh Indonesia.

Pusat Krisis dan Bantuan (CDCS) Kementerian Eropa dan Luar Negeri Perancis, didukung oleh Kedutaan Besar Perancis di Indonesia, mengoordinasikan pengiriman bantuan kemanusiaan dan personil, termasuk 43 orang petugas pemadam kebakaran dari Korps Perlindungan Sipil Perancis, ke daerah bencana Palu.

JPEG

Tanggal 9 Oktober lalu, pesawat pengangkut bantuan kemanusiaan Perancis mendarat di Balikpapan (Kalimantan Timur). Selanjutnya, bantuan kemanusiaan dan personil dikirimkan ke Palu naik pesawat angkut Hercules C-130 milik Tentara Nasional Indonesia, Amerika, Australia, Selandia Baru dan Singapura, secara bergiliran.

JPEG JPEG JPEG

Bantuan kemanusiaan Perancis terdiri atas satu unit alat berat (15 ton) penyulingan air bersih siap minum, yang disediakan dan dioperasikan oleh Korps Perlindungan Sipil Kementerian Dalam Negeri Perancis. Alat tersebut dapat mengolah 250 000 liter air per hari, dan memasok air minum bagi 80 ribu orang. Dengan demikian, sekitar setengah dari kebutuhan total air minum yang disampaikan oleh Pemerintah Indonesia dapat terpenuhi.

JPEG JPEG JPEG

Stasiun penyulingan air tersebut saat ini ditempatkan di Selatan Kota Palu Kabupaten Sigi), berkat bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyediakan kendaraan pengangkut dan Pertamina yang secara berkala menyediaan bahan bakar. Unit ini mulai menyalurkan air kepada masyarakat korban bencana sejak hari Jumat, 12 Oktober 2018, dan akan dioperasikan selama tiga
minggu, hingga awal bulan November 2018.

JPEG JPEG JPEG

Selain stasiun penyulingan air bersih, bantuan kemanusiaan Perancis juga terdiri atas 18 generator yang disediakan oleh Electriciens sans frontières dan CDCS, 105 tenda ukuran besar sebagai hibah dari CDCS serta sejumlah unit pengolah air yang disediakan oleh Yayasan Veolia dan Suez-Aquassistance. Sedangkan LSM Islamic Relief France melengkapi bantuan kemanusiaan ini dengan menyediakan tablet-tablet pemurni air.

Diterbitkan pada 15/10/2018

Kembali ke atas