Penyelenggaraan Sekolah Musim Panas Pertama oleh Kantor Kerja Sama Prancis di Timor Leste, bekerja sama dengan Universitas Nasional di Dili

Sekolah musim panas ilmu sosial diselenggarakan untuk pertama kalinya di Timor Leste pada tanggal 28 s.d. 31 Juli 2018. Para peneliti Prancis dari IRD dan dosen-dosen dari Universitas Nasional Timor Leste (UNTL) membimbing sebuah kelompok yang terdiri atas 20 mahasiswa UNTL, dengan tujuan mengumpulkan data mengenai warisan dan pengetahuan setempat di Timor Leste.

JPEG

Sekolah musim panas diselenggarakan dalam dua tahap. Selama tiga hari, para dosen dan mahasiswa pergi ke Namelau yang terletak beberapa kilo meter dari ibu kota Dili, untuk mulai meneliti dan mengumpulkan data yang sebelumnya sudah teridentifikasi, di lapangan. Sekembalinya ke Dili, para mahasiswa mengelompokan informasi yang terkumpul di lapangan agar dapat disusun kembali, dalam suatu sesi kelas umum yang diadakan pada tanggal 31 Juli di UNTL.

JPEG

Tiga orang peneliti wanita dari IRD, yaitu Ibu Dominique Guillaud, Ibu Laure Emperaire dan Ibu Ariadna Burgos menjadi pemrakarsa proyek ini. Sejak lebih dari sepuluh tahun mereka mengkhususkan sebagian besar dari penelitian di bidang studi Timor Leste. Keikutsertaan para peneliti Prancis di dunia akademis Timor Leste, dalam kerangka sekolah musim panas ilmu sosial merupakan langkah awal yang besar.

Prakarsa ini, sangat diapresiasi oleh para mitranya maupun para mahasiswa Timor Leste sedang dikaji untuk diselenggarakan kembali tahun depan.

Diterbitkan pada 26/12/2018

Kembali ke atas