Seminar : Demokrasi dan Agama : Pancasila dan Model Eropa (20/01/2018) [fr]

Tanggal 20 Januari lalu, di Kedutaan Besar Perancis di Jakarta berlangsung sebuah seminar yang berjudul « Demokrasi dan Agama : Pancasila dan Model Eropa ». Acara ini diselenggarakan oleh Institut Leimana, EHESS (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial, Paris), Kedutaan Besar Perancis dan Jerman, diikuti pula oleh delegasi Uni Eropa.

JPEG

Seminar tersebut merupakan ajang tukar pikiran antara para peserta, tentang hubungan antara agama dan demokrasi di masing-masing negara kita. Acara itu juga termasuk rangkaian peringatan ulang tahun ke-55 Traktat Elysée yang menandai rekonsiliasi antara Perancis dan Jerman, dan mengawali kerja sama erat antara kedua negara, demi mewujudkan perdamaian dan pembangunan Eropa.

Pelajaran utama yang dapat diambil dari pertemuan tersebut adalah bahwa di luar perbedaan konteks, membela nilai-nilai toleransi serta mempromosikan dialog antar-agama yang damai mutlak dilakukan demi memelihara keamanan, stabilitas masyarakat kita dan pembangunan inklusif mereka.

"Pancasila a ’religious laicity’ for the world ?" oleh Rémy Madinier diterbitkan di Jakarta Post edisi 1 Februari 2018.

Diterbitkan pada 27/03/2018

Kembali ke atas